Atasi Obesitas dengan Jamu, Amankah?

Minum jamu pelangsing, aman atau tidak, ya?

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, mengonsumsi jamu memang tidak dilarang dalam dunia kesehatan. Akan tetapi, tak jarang jamu yang beredar di pasaran tidak menuliskan bahan yang digunakan atau bahan tambahan lainnya secara lengkap. Padahal, ada satu bahan tambahan yang terkadang ditambahkan ke dalam jamu, yaitu steroid.

Zat tersebut merupakan bahan aktif yang dipakai dalam dunia pengobatan untuk mengatasi peradangan pada penyakit tertentu. Dosis dan jenisnya pun bermacam-macam, begitu pula dengan resep yang sangat bergantung dari penyakit dan kondisi individu.Maka, apabila dikonsumsi sembarangan, hal ini bisa memicu terjadinya nyeri lambung, tulang keropos, peningkatan risiko katarak, hingga penambahan berat badan!

Jangan sampai niat hati ingin menurunkan berat badan dengan jamu, tetapi yang didapat justru sebaliknya karena adanya kandungan steroid di dalamnya.Dilansir dari Liputan6.com, adapun jamu pelangsing yang dinyatakan oleh BPOM pada 2013 silam terbukti mengandung bahan kimia obat (BKO) dan sebaiknya tidak dikonsumsi, antara lain:Jamu Ratu LangsingJamu DietinJamu IsabellaJamu NofatJamu LidaJamu Surut AyuJamu LangsingkuJadi, jika Anda ditawari oleh orang lain untuk mengonsumsi jamu-jamu di atas supaya cepat turun berat badannya, jangan diterima, ya!Selain itu, menurut dr. Jessica Florencia, juga dari KlikDokter, terlalu sering mengonsumsi ramuan herbal pelangsing kemasan bisa menimbulkan efek samping sebagai berikut:Menyebabkan sering kencing atau buang air besar.

Tentunya ini bisa menyebabkan dehidrasi.Menurunkan sampai menghilangkan nafsu makan karena adanya gangguan keseimbangan hormon dan dapat mengganggu perbaikan sel tubuh. Ironisnya, jika konsumsi dihentikan secara mendadak, malah nafsu makan jadi meningkat drastis.Mual, muntah, dan sakit perut karena tidak cocok dengan bahan kimia yang ditambahkan di dalam jamu.Oleh sebab itu, aman atau tidaknya jamu bergantung dari ada atau tidaknya kandungan BKO jamu yang hendak Anda minum.

Lebih baik tidak mengambil risiko konsumsi jamu yang mengandung BKO supaya kesehatan diri tak terancam. Karena pada dasarnya, BKO harus disesuaikan dengan penyakit dan kondisi spesifik masing-masing individu sesuai anjuran dokter.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *