Kriptografi RC6

Berkenalan dengan Algoritma Kripto RC6 Block Cipher

RC6 Block cipher adalah pengembangan dari sistem RC5 block cipher, dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan akan sebuah Advanced Encryption Standard (AES). Sama seperti RC5, RC6 membuat penggunaan sifat dasar pada data tergantung pada rotasi. Aplikasi tambahan pada RC6 yaitu tersedianya 4 register kerja sebagai penganti 2 register kerja, dan inklusi dari perkalian integer sebagai operasi dasar tambahan. Penggunaan multiplikasi yang besar meningkatkan difusi setiap round.

 Pengenalan Kriptografi RC6

Algoritma RC6 merupakan salah satu kandidat Advanced Encryption Standard (AES) yang diajukan oleh RSA Security Laboratories kepada NIST. Dirancang oleh Ronald L Rivest, M.J.B. Robshaw, R. Sidney dan Y.L. Yin, algoritma ini merupakan pengembangan dari algoritma sebelumnya yaitu RC5 dan telah memenuhi semua kriteria yang diajukan oleh NIST. RC6 adalah algoritma yang menggunakan ukuran blok hingga 128 bit, dengan ukuran kunci yang digunakan bervariasi antara 128, 192 dan 256 bit.

Algoritma RC6 dilengkapi dengan beberapa parameter, sehingga dituliskan sebagai RC6-w/r/b. Parameter w merupakan ukuran kata dalam satuan bit, parameter r merupakan bilangan bukan negatif yang menunjukan banyaknya iterasi selama proses enkripsi dan parameter b menunjukan ukuran kunci enkripsi dalam byte. Setelah algoritma ini masuk dalam kandidat AES, maka ditetapkan bahwa nilai w = 32, r=20 dan b bervariasi antara 16, 24 dan 32 byte.

RC6-w/r/b memecah blok 128 bit menajdi 4 buah blok 32-bit, dan mengikuti aturan enam operasi dasar sebagai berikut :

1. a + b operasi penjumlahan bilangan integer

2. a – b operasi pengurangan bilangan integer

3. a Å b operasi exclusive-OR (XOR)

4. a x b operasi perkalian bilangan integer

5. a<<<b a dirotasikan ke kiri sebanyak variabel kedua (b)

6. a>>>b a dirotasikan ke kanan sebanyak variabel kedua (b)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *