Mahasiswa Indonesia Kenalkan Keragaman Budaya Di Kazan University

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA

Para peserta Indonesian Cultural Day berfoto bersama di stan Indonesia di Kazan Federal University, Kota Kazan, Rusia, 16 Mei 2023. (Foto RM/HO KBRI Moskow)

RM.id  Rakyat Merdeka – https://budiluhur.ac.id, Penampilan Persatuan Mahasiswa Indonesia Rusia di Kazan (Permikaz) di Indonesian Cultural Day (ICD), hebohkan Kazan Federal University (KFU). Sebanyak 250 orang penonton dari kapasitas 300 kursi gedung pertunjukan “Uniks” memberi apresiasi dengan riuh tepuk tangan atas pertunjukan tersebut.

ICD yang digelar pada 16 Mei lalu di Kota Kazan, mengangkat tema Spirit of HarmonyEmbrace the Diversity. Kegiatan mengenalkan budaya Indonesia di KFU merupakan bagian dari perayaan 50 tahun International Club of Friendship pada tahun ini.

Para mahasiswa mengenalkan budaya Indonesia lewat pameran budaya. Berupa permainan tongue twister dan kuis, pameran kostum adat, pameran buku-buku Indonesia termasuk buku 10 New Bali, Wayang,  hingga kain batik. Melengkapi stand Indonesia, tersedia cemilan sate pentol, pisang goreng, rolade telur dan kue cantik manis.

Pertunjukan budaya semakin memeriahkan acara. Dimulai dengan lagu Katyusha yang dinyanyikan Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Moskow, Nanang S. Fadilah, yang dilanjutkan tari Geol Sanggar Tari Kinara Nusantara Dance (KND).

Turut mengisi acara yaitu Dr. Muhammad Raviq, Staf Khusus Wali Nangroe Aceh Darussalam (WNAD). Selain itu, suguhan tari, lagu, musikalisasi puisi, tari Ambon (Katreji), tari Garuda, tari suara Vokal Grup Ambon, Tari Trunajaya; Tari Indang; Vokal Grup Rayuan Pulau Kelapa; dan Flashmob tari Maumere menambah hangat suasana. 

Kolaborasi apik antara Permikaz dan KBRI Moskow mampu mengajak penonton berjoget bersama.

“Selamat datang di Indonesia dan apa yang hari ini dibawakan teman-teman mahasiswa hanyalah sebagian kecil dari keragaman budaya, busana, dan kuliner yang ada di Indonesia, namun cukup untuk memperlihatkan bahwa Indonesia berpenduduk mayoritas Muslim seperti Kazan ini,” sambut Wakil Duta Besar KBRI Moskow, Berlian Helmy, dalam membuka kegiatan.

Selepas sambutan, Wakil Duta Besar Berlian Helmy juga menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Indonesia’s Student Club di KFU.

Kerja Sama Pendidikan

Senada, Alishev Timirkhan Bulatovich yang menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Hubungan Eksternal KFU, merasa bangga bahwa mahasiswa Indonesia di kampus dapat memperkenalkan budaya negara asal kepada civitas academika dan masyarakat umum Kazan.

Menurutnya, ada 78 mahasiswa Indonesia yang belajar berbagai bidang ilmu di KFU dan cenderung terus bertambah setiap tahun.

“KFU sangat berminat mengembangkan kerja sama dengan Indonesia dan karenanya pada Februari 2023 KFU adalah satu-satunya kampus Rusia yang ikut serta dalam pameran Education Expo di Indonesia. Kami berencana berpartisiasi kembali tahun depan,” tutur sang Wakil Rektor.

Sebelum memulai ICD, Wakil Duta Besar dan delegasi WNAD diajak meninjau museum KFU. Pada kesempatan itu, Wakil Rektor menjelaskan tentang sejarah KFU dan prospek kerja sama di bidang pendidikan.

Selain itu, di KFU sejak tahun 2017 telah dibuka kelas Bahasa Indonesia yang dikelola Ramil Mukhamedov (kandidat Doktor KFU) dan cukup diminati mahasiswa KFU.

Kazan merupakan Ibu Kota Tatarstan, Rusia, dengan 50 persen dari total jumlah penduduk yang mencapai 1,3 juta jiwa (2022) adalah muslim. Dengan luas 425.3 km², Kazan menjadi kota terbesar kelima di Rusia.***


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *